Selasa, 19 Januari 2010 ANALISIS KESADARAN MAHASISWA PERBANKAN SYARIAH UNTUK MENJADI NASABAH BANK SYARIAH (tugas wawancara)

  1. Latar Belakang


Menarik untuk diketahui seberapa besar pengaruh kurikulum perbankan syariah kepada mahasiswa perbankan syariah, apakah mereka akan membuka rekening di bank syariah atau sebagaimana orang pada umumnya masih menabung di bank konvensional. Maka seberapa besar pengaruh kurikulum perbankan syariah menarik untuk diketahui.

Mahasiswa perbankan syariah yang notabene mempelajari seluk-beluk tentang perbankan syariah sudah selayaknya menjatuhkan pilihan menjadi nasabah di bank syariah. Awareness mahasiswa perbankan syariah untuk menjadi nasabah di perbankan syariah perlu diketahui secara gamblang. Hal ini berguna untuk mengetahui sejauh mana mata kuliah yang mereka terima selama masa perkuliahan mempengaruhi mineset dalam memilih antara menjadi nasabah bank konvensional seperti orang pada umunya atau menjadi nasabah bank syariah.

Selain itu, market share bank syariah akan semakin meningkat. Dengan ini, akan mendeskripsikan bahwa nilai trust bank syriah di mata mahasiswa khususnya dan umumnya di masyarakat akan semakin baik. Dan jika nilai trust masyarakat terhadap bank syariah semakin baik, sistem ekonomi islam yang berlandaskan pada keadilan berpeluang besar untuk segera terealisir.


  1. Permasalahan


Hingga saat ini, masih sering dijumpai mahasiswa perbankan syariah yang menabung di bank konvensional walaupun tentunya ada sebagian dari mereka yang secara sadar telah menjadi nasabah di bank syariah. Lalu seberapa besar pengaruh kurikulum perbankan syariah terhadap minat mahasiswa perbankan untuk membuka rekening syariah perlu di kaji dengan melakukan studi pada mahasiswa perbankan syariah khsusnya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang seseuai juga dengan jurusan yang saya ambil.

  1. Metode Penelitian

Saya memilih interviewee pada studi ini yaitu seorang mahasiswa perbankan syariah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menurut pengamatan saya, mahasiswa ini berpengetahuan yang cukup kompeten dalam bidang Ekonomi Islam dan juga ia memiliki minat dan terjun langsung dalam usaha wiraswasta bisnis kecil-kecilan. Dengan alasan ini, mungkin interviewee bisa memberi data yang lebih global.

Pedoman wawancara yang digunakan dibuat berdasarkan kebutuhan dan tidak berpatok pada suatu teori tertentu. Wawancara dilaksanakan pada saat sang inverviewee dan pewawancara sedang dalam kondisi rileks selepas bermain futsal dengan suasana istirahat sambil menikmati minuman dingin dengan cuaca yang cukup cerah dan angin sepoi-sepoi pun berhembus.

Wawancara yang saya lakukan adalah wawancara terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang akan diajukan kepada interviewee berdasarkan data yang dibutuhkan saya dalam studi penelitian ini. Wawancara yang terstruktur akan membuahkan jawaban yang akan menjadi data bagi saya secara terstruktur pula.

Keadaan tempat sekitar lokasi wawancara pun cukup kondusif untuk dilakukan kegiatan akademis seperti wawancara. Udara yang sejuk akan memungkinkan sang interviewee untuk memberikan jawaban atau data yang lebih akurat karena suasana rileksnya ini.

Sebelum saya melakukan wawancara, terlebih dahulu saya beritahu bahwa wawancara yang saya kerjakan adalah wawancara berdasarkan tugas metodologi penelitian yang berkenaan dengan tema yang saya pilih yaitu analisis kesadaran mahasiwa perbankan syariah untuk menjadi nasabah bank syariah guna membantu saya dalam tugas ini.



  1. Deskripsi Proses dan Hasil Wawancara

Interviewee yang saya wawancarai adalah seorang mahasiswa berusia 21 tahun dengan pendidikan agama dan pendidikan ilmu ekonomi yang cukup baik dalam bidangnya. Sang interviewee keturunan asli sunda kelahiran Tasikmalaya yang dibesarkan di lingkungan desa yang sebagaian besar penduduknya adalah petani. Adapun ayah dari sang interviewee adalah seorang camat di desanya yang menandakan bahwa interviewee memiliki status sosial dan harta kekayaan yang lebih dari orang-orang di desanya. Bahkan sang interviewee pun sudah terbiasa dengan suasana bisnis yang tentunya berkaitan dengan kegiatan ekonomi. Karena sang interviewee juga kerap membantu bisnis beras ayahnya.

  1. Lampiran-lampiran

  1. Pedoman Wawancara

Apa yang membuat anda tertarik mengambil program studi perbankan syariah?

Apa latar belakang pendidikan anda sebelum masuk perguruan tinggi? Apakah sekolah umum atau sekolah agama?

Apakah anda mengalami kesulitan dalam mengikuti mata kuliah yang telah menjadi kurikulum prodi perbankan syariah? Alasannya?

Apakah ada keterkaitan mata kuliah di perbankan syariah dengan pelajaran di sekolah anda dulu?

Lalu apakah anda rasa mata kuliah di perbankan syariah sudah sesuai dengan jurusannya?

Apakah anda sekarang telah menjadi nasabah bank syariah?

Sejak kapan tepatnya anda mulai mengenal bank dengan sistem syari`ah?

Apakah salah seorang keluarga anda adalah pemuka agama?

Apakah anda aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan anda?

Apakah kurikulum di prodi perbankan syariah mempengaruhi keputusan anda dalam menjadi nasabah bank syariah? Apa pengaruhnya?

Apakah anda merasa percaya diri apabila memiliki rekening syariah?

Seberapa besar persentase tabungan anda dibandingkan dengan uang saku harian anda?

Motif anda menabung untuk apa?

Sejak kapan anda mulai menabung?

Jenis produk rekening apa yang menurut anda paling menguntungkan?

Lalu produk rekening yang mana yang anda sukai?

Apakah menabung di bank itu berisiko?

Apakah mayoritas keluarga anda membuka rekening bank?

Lalu adakah yang di rekening syariah? Seberapa besar persentasenya?

Bank syariah yang mana yang menurut anda memiliki nama yang paling menjual?

Gambaran bank syariah seperti apa yang menurut anda paling bagus?




  1. Transkrip Wawancara


Narasumber : Asep Ali Hasan

Pekerjaan : Mahasiswa Perbankan Syariah



Apa yang membuat anda tertarik mengambil program studi perbankan syariah?

Saya nih sebagai orang islam apalagi saya alumni pesantren pengen tau lebih lanjut tentang segala hal yang berbau keislaman, nah kebetulan saya tuh suka dengan ekonomi… jadinya klop gitu deh kalo ada ekonomi yang berlandaskan agama gitu, selain itu juga setau saya kan prospek bank syariahnya kan besar, dan masih membutuhkan banyak sekali tenaga kerja. Jadinya saya merasa memiliki peluang kerja yang cukup besar nantinya.


Apa latar belakang pendidikan anda sebelum masuk perguruan tinggi? Apakah sekolah umum atau sekolah agama?

Sebelum kuliah, saya di pesantren..


Apakah anda mengalami kesulitan dalam mengikuti mata kuliah yang telah menjadi kurikulum prodi perbankan syariah? Alasannya?

Yah.. lumayanlah sulit ternyata gampang-gampang susah… dan ternyata IPK saya masih jauh dari target 3.00 yang saya targetkan. Walaupun saya dari pesantren, ternyata masih agak sulit mengikuti mata kuliah agama yang ada di perbankan syariah… pembahasannya ternyata lebih mendalam, apalagi kalo saya mengikuti mata kuliah yang umum seperti statistic.. kemampuan eksak saya masih kurang ternyata….


Apakah ada keterkaitan mata kuliah di perbankan syariah dengan pelajaran di sekolah anda dulu?

Owh.. ada banyak sekali.. saya kan dulu di pesantren modern yang terintegrasi juga dengan SMA.. banyak sekali mata kuliah yang ada keterkaitannya dengan pelajaran saya dulu di Pesantren.. dari Sisi mata kuliah agama seperti ushul fiqh, fiqh ibadah, fiqh mawaris dan lain-lain.. kalo dari sisi mata kuliah umum seperti akuntansi, matematika, bahasa Indonesia, ppkn dan lain-lain juga deh… kebetulan juga waktu saya SMA saya di jurusan IPS.


Lalu apakah anda rasa mata kuliah di perbankan syariah sudah sesuai dengan jurusannya?

Wah.. kayaknya nggak begitu dah… ya maksudnya ada sebagian mata kuliah yang saya pikir buat apaan ada di kurikulum perbankan syariah… kayak fiqh mawaris, qawaid fiqhiyyah dan lain-lain deh…. Mungkin sih menurut ketua jurusan ada manfaatnya, tapi sampai sekarang saya masih merasa gak ada keterkaitan juga tuh antara mata kuliah tadi dengan jurusan perbankan syrariah.


Apakah anda sekarang telah menjadi nasabah bank syariah?

Alhamdulillah sih udah…


Apa alasannya?

Yaa…. Sebagai orang islam kan menurut saya lebih baik memilih yang berbasis islam juga seperti sekolah islam, rumah sakit islam hahahaha (sambil tertawa).. lagipula juga kan saya udah tau dari mata kuliah di perbankan syariah bahwa bunga bank itu haram dan kenapa bisa haram pun saya juga udah mengerti dan bagi hasil itu yang halal dan sesuai syariah…


Sejak kapan tepatnya anda mulai mengenal bank dengan sistem syari`ah?

Saya tuh mulai denger tepatnya udah lama ya… waktu masih SMP kelas satu.. waktu umur saya masih sekitar 12 tahunan… tapi kalo mengenal sistemnya ya sejak saya mengikuti mata kuliah di perbankan syariah aja… tepatnya waktu mata kuliah semester II..


Apakah anda aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan anda?

Wah….(sambil senyum)… walaupun saya dari pesantren tapi jujur aja saya udah agak males tuh dengan kegiatan keagamaan….mungkin karena saya udah jenuh kali ya udah sekian lama di pesantren di kasih kegiatan agama melulu…


Apakah salah seorang keluarga anda adalah pemuka agama?

Owh ada…. Tapi teritung saudara jauh dengan saya….


Apakah kurikulum di prodi perbankan syariah mempengaruhi keputusan anda dalam menjadi nasabah bank syariah?

Owh… so pasti..


Apa pengaruhnya?

Karena dengan kurikulum perbankan syariah, saya jadi makin mengerti antara bunga dan bagi hasil… antar yang halal dan yang haram…. Apalagi kan tadi saya udah bilang, sebagai orang islam udah selayaknya milih hal-hal yang islam…..


Apakah anda merasa percaya diri apabila memiliki rekening syariah?

Nggak terlalu...


Kenapa?

Biarpun ada semacam keharusan bagi saya untuk membuka rekening syariah dibandingkan rekening konvensional, tapi bagi saya rekening syariah tuh masih gak bikin pede aja… ya kesannya masih gimanaaa gitu.. masih kurang gaya lah…


Seberapa besar persentase tabungan anda dibandingkan dengan uang saku harian anda?

Gak banyak sih, paling-paling juga sekitar 10% dari uang saku saya.. kadang-kadang juga kalo ada duit lebih aja, trus baru deh ditabungin.


Motif anda menabung untuk apa?

Bisa buat jaga-jaga juga sih kalo ada keperluan mendadak…. Tapi lebih seringnya kalo mau beli sesuatu yang agak mahal gitu deh… baru deh saya nabung dulu buad ngumpulin uang..


Sejak kapan anda mulai menabung?

Sejak saya masih di SD saya sudah dibiasain nabung sama orang tua… dari hal-hal yang kecil misalnya kalo mau beli mainan dulu saya disuruh nabung ngumpulin duit sendiri sampe cukup nanti baru beli deh mainannya hahaha… (sambil tertawa)


Jenis produk rekening apa yang menurut anda paling menguntungkan?

Menurut saya sih.. tabungan deposito kali ya… kan marginnya tetap tuh… walaupun gak bisan narik uang sebelum waktu yang udah ditetapkan bank…


Lalu produk rekening yang mana yang anda sukai?

Kalo produk yang saya sukai mah mendingan tabungan biasa aja… ibaratnya saya cuma numpang nitip tabungan aja di bank yang sewaktu-waktu bisa saya ambil kalo ada keperluan mendadak.. lagian juga saya kan biasanya dikirim uang dari orangtua pake rekening aja…


Apakah menabung di bank itu berisiko?

Ya beresiko sih…


Apa sebabnya?

Bisa aja kan kalo banknya bangkrut... walaupun agak jarang juga bank yang bangkrut….. tapi kan nanti uangnya susah diambil lagi… kayak berita yang masih hangat tuh di bank century... yang sampe miliaran uang nasabah belum dibalikin juga…


Apakah mayoritas keluarga anda membuka rekening bank?

Setau saya hampir semua anggota keluarga saya membuka rekening di bank… apalagi kalo udah punya penghasilan, pasti buka rekening di bank… selain ada unsur lifestyle juga…. Kan kalo buka rekening nanti dapet ATM.. biar lebih praktis aja gitu…


Lalu adakah yang di rekening syariah?

Ada beberapa sih… gak terlalu banyak juga sih…


Seberapa besar persentasenya?

Kalo persentasenya kurang tau juga sih… tapi masih sedikit sekali deh…


Bank syariah yang mana yang menurut anda memiliki nama yang paling menjual?

Menurut saya sih bank syariah mandiri… kan ada “mandiri”nya gitu…nama konvensionalnya kan udah ada nama yang bisa jadi faktor buat narik nasabah yang lebih banyak lagi….


Gambaran bank syariah seperti apa yang menurut anda paling bagus?

Bank syariah yang menerapkan sistem syariah dengan sebaik-baiknya dari mulai akad-akadnya sampai pelayanan terhadap nasabahnya sampai pada penagihan uang dari nasabah debitur yang meminjam uang di bank…

Digg it StumbleUpon del.icio.us

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright 2010 Sharing and Backup
Carbon 12 Blogger template by Blogger Bits. Supported by Bloggermint